Aku Pulang Sendiri Malam Itu… Tapi Sepertinya Aku Tidak Benar-Benar Sendirian
Aku Pulang Sendiri Malam Itu… Tapi Sepertinya Aku Tidak Benar-Benar Sendirian
Aku selalu berpikir, selama kita tidak mengganggu… kita juga tidak akan diganggu.
Itu prinsip yang selalu aku pegang.
Sampai malam itu datang, dan mengubah cara pandangku sepenuhnya.
Jalan Pulang yang Sepi
Malam itu aku pulang agak larut.
Sekitar jam 11 lewat.
Jalanan sudah mulai sepi.
Lampu jalan tidak semuanya menyala.
Beberapa bagian bahkan gelap total.
Tapi aku tidak terlalu khawatir.
Itu bukan pertama kalinya aku pulang malam.
Perasaan Aneh Itu Muncul
Awalnya biasa saja.
Sampai aku mulai merasa… tidak sendirian.
Bukan karena ada orang.
Tapi ada perasaan seperti… diperhatikan.
Aku menoleh ke belakang.
Kosong.
Hanya jalan panjang yang gelap.
Langkah yang Mengikuti
Aku mulai berjalan lebih cepat.
Dan di situlah aku menyadari sesuatu.
Langkah kakiku… terdengar dua.
"Tap… tap… tap…"
Ada jeda kecil.
Seperti ada langkah lain yang mengikuti, tapi tidak tepat sama.
Aku berhenti.
Suara itu ikut berhenti.
Aku menoleh lagi.
Masih tidak ada siapa-siapa.
Aku Mencoba Tetap Tenang
"Mungkin cuma gema suara," pikirku.
Aku mencoba meyakinkan diri sendiri.
Lalu aku berjalan lagi.
Dan suara itu kembali.
"Tap… tap… tap…"
Lebih jelas sekarang.
Lebih dekat.
Bayangan yang Tidak Cocok
Saat melewati lampu jalan yang masih menyala, aku melihat bayanganku.
Tapi…
Ada yang aneh.
Bayanganku seperti… tidak sendiri.
Seperti ada bentuk lain yang bergerak sedikit berbeda dari gerakanku.
Aku langsung berhenti.
Dan bayangan itu… ikut berhenti.
Aku Tidak Berani Menoleh
Aku tahu sesuatu ada di belakangku.
Aku bisa merasakannya.
Dekat sekali.
Tapi aku tidak berani menoleh.
Aku hanya berdiri diam, mencoba mengatur napas.
Suara Itu Berbisik
Pelan.
Sangat pelan.
Tepat di dekat telingaku.
"…jangan… pulang…"
Aku langsung merinding.
Seluruh tubuhku kaku.
Suara itu bukan dari jauh.
Itu dari… belakangku.
Aku Lari
Tanpa berpikir lagi, aku langsung lari.
Tidak peduli apa yang ada di belakang.
Tidak peduli suara langkah yang sekarang jelas mengejarku.
Aku hanya fokus satu hal: sampai rumah.
Sampai di Depan Rumah
Aku berhenti di depan pintu.
Tanganku gemetar saat membuka kunci.
Dan saat aku hampir masuk…
Aku menoleh.
Untuk pertama kalinya.
Apa yang Aku Lihat
Di ujung jalan.
Di bawah lampu yang redup.
Ada sosok berdiri.
Diam.
Tinggi.
Dan wajahnya…
Tidak terlihat jelas.
Tapi aku tahu satu hal:
Itu bukan manusia.
Setelah Malam Itu
Aku tidak pernah pulang terlalu malam lagi.
Dan setiap kali melewati jalan itu…
Aku selalu merasa ada yang memperhatikan.
Seolah… sesuatu di sana masih ingat aku.
Penutup
Sampai sekarang, aku masih bertanya:
Apa yang sebenarnya mengikutiku malam itu?
Dan kenapa…
Dia bilang jangan pulang?
---
Kadang, yang paling menakutkan bukan yang kita lihat…
Tapi yang memilih untuk tetap mengikuti, tanpa pernah terlihat jelas.
Aku selalu berpikir, selama kita tidak mengganggu… kita juga tidak akan diganggu.
Itu prinsip yang selalu aku pegang.
Sampai malam itu datang, dan mengubah cara pandangku sepenuhnya.
Jalan Pulang yang Sepi
Malam itu aku pulang agak larut.
Sekitar jam 11 lewat.
Jalanan sudah mulai sepi.
Lampu jalan tidak semuanya menyala.
Beberapa bagian bahkan gelap total.
Tapi aku tidak terlalu khawatir.
Itu bukan pertama kalinya aku pulang malam.
Perasaan Aneh Itu Muncul
Awalnya biasa saja.
Sampai aku mulai merasa… tidak sendirian.
Bukan karena ada orang.
Tapi ada perasaan seperti… diperhatikan.
Aku menoleh ke belakang.
Kosong.
Hanya jalan panjang yang gelap.
Langkah yang Mengikuti
Aku mulai berjalan lebih cepat.
Dan di situlah aku menyadari sesuatu.
Langkah kakiku… terdengar dua.
"Tap… tap… tap…"
Ada jeda kecil.
Seperti ada langkah lain yang mengikuti, tapi tidak tepat sama.
Aku berhenti.
Suara itu ikut berhenti.
Aku menoleh lagi.
Masih tidak ada siapa-siapa.
Aku Mencoba Tetap Tenang
"Mungkin cuma gema suara," pikirku.
Aku mencoba meyakinkan diri sendiri.
Lalu aku berjalan lagi.
Dan suara itu kembali.
"Tap… tap… tap…"
Lebih jelas sekarang.
Lebih dekat.
Bayangan yang Tidak Cocok
Saat melewati lampu jalan yang masih menyala, aku melihat bayanganku.
Tapi…
Ada yang aneh.
Bayanganku seperti… tidak sendiri.
Seperti ada bentuk lain yang bergerak sedikit berbeda dari gerakanku.
Aku langsung berhenti.
Dan bayangan itu… ikut berhenti.
Aku Tidak Berani Menoleh
Aku tahu sesuatu ada di belakangku.
Aku bisa merasakannya.
Dekat sekali.
Tapi aku tidak berani menoleh.
Aku hanya berdiri diam, mencoba mengatur napas.
Suara Itu Berbisik
Pelan.
Sangat pelan.
Tepat di dekat telingaku.
"…jangan… pulang…"
Aku langsung merinding.
Seluruh tubuhku kaku.
Suara itu bukan dari jauh.
Itu dari… belakangku.
Aku Lari
Tanpa berpikir lagi, aku langsung lari.
Tidak peduli apa yang ada di belakang.
Tidak peduli suara langkah yang sekarang jelas mengejarku.
Aku hanya fokus satu hal: sampai rumah.
Sampai di Depan Rumah
Aku berhenti di depan pintu.
Tanganku gemetar saat membuka kunci.
Dan saat aku hampir masuk…
Aku menoleh.
Untuk pertama kalinya.
Apa yang Aku Lihat
Di ujung jalan.
Di bawah lampu yang redup.
Ada sosok berdiri.
Diam.
Tinggi.
Dan wajahnya…
Tidak terlihat jelas.
Tapi aku tahu satu hal:
Itu bukan manusia.
Setelah Malam Itu
Aku tidak pernah pulang terlalu malam lagi.
Dan setiap kali melewati jalan itu…
Aku selalu merasa ada yang memperhatikan.
Seolah… sesuatu di sana masih ingat aku.
Penutup
Sampai sekarang, aku masih bertanya:
Apa yang sebenarnya mengikutiku malam itu?
Dan kenapa…
Dia bilang jangan pulang?
---
Kadang, yang paling menakutkan bukan yang kita lihat…
Tapi yang memilih untuk tetap mengikuti, tanpa pernah terlihat jelas.
Komentar
Posting Komentar